Jakarta – Deputi bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Tb Achmad Choesni, siang tadi memimpin Rapat Koordinasi Teknis terkait evaluasi penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT), Rastra 2017, serta persiapan penyaluran BPNT tahun 2018. Rakor berlangsung di ruang rapat Gedung Kemenko PMK. Hadir dalam rakor tersebut perwakilan dari Kementerian Sosial, Bulog, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Deputi bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Tb Achmad Choesni, siang tadi memimpin Rakornis terkait evaluasi penyaluran BPNT dan Rastra 2017, serta persiapan penyaluran BPNT 2018.
Berdasarkan Laporan Realisasi Penyaluran BPNT yang diterbitkan oleh Himbara, pada tahun 2017 sebanyak 1.163.891 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah merasakan manfaat program ini. Total dana yang telah disalurkan sebanyak Rp 1,53 trilliun. Bantuan yang diberikan untuk setiap KPM sebesar Rp 110.000.
Untuk Pelaksanaan program Beras Sejahtera (Rastra) pada tahun 2017 berdasarkan Laporan Realisasi Penyaluran Rastra yang diterbitkan Perum Bulog, sebanyak 2 juta ton lebih beras telah disalurkan kepada sedikitnya 14 juta Keluarga Penerima Manfaat. Dari Harga Pembelian Beras Bulog sebesar Rp 9.220 per kilogram, KPM cukup menebus dengan harga Rp 1.600 per kg. Anggaran rastra sendiri pada tahun 2017 sebesar Rp19,5 trilliun.
Pada tahun 2018, pemerintah serius mengupayakan agar pelaksanaan Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) dan Bansos Beras Sejahtera (Rastra) dapat tersalurkan tepat sasaran dan waktu. Menko PMK, Puan Maharani, pada Rakor Tingkat Menteri 8 Desember lalu menekankan kepada Kementerian/Lembaga terkait agar penyaluran BPNT dan Bansos Rastra berjalan sesuai arahan Presiden, hindari keterlambatan penyaluran bantuan yang berakibat kerugian bagi masyarakat. Program ini harus menjadi perhatian bersama dan semua pihak yang terlibat agar bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. Ditambahkannya, perluasan penyaluran BPNT Tahun 2018 akan dilaksanakan dalam 4 tahap, yakni tahap I pada Februari, tahap II pada Maret, tahap III pada Juli, dan tahap IV pada Agustus. Total KPM program bansos pangan adalah sebesar 15,498,936 KPM yang tersebar di 514 kabupaten/kota. “Untuk mendukung kelancaran penyaluran BPNT, setidaknya dibutuhkan 75.529 E-Warong yang akan disiapkan secara bertahap,” urai Menko PMK. (DBS) *
Sumber: www.kemenkopmk.go.id
Comments are closed.
