Pemerintah Selesaikan 2.036 Sertifikat Tanah di Rote Ndao

Rote Ndao – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah menyelesaikan 2.036 sertifikat tanah di Kabupaten Rote Ndao. Sebagian dari sertifikat tersebut dibagikan kepada 700 orang masyarakat yang hadir pada penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat yang dilaksanakan di Kantor Bupati Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (9/1).

Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat Kupang, NTT, Senin (8/1) siang.
Foto: Agung / Humas Setkab

Dalam kegiatan tersebut, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan menyerahkan sertifikat tanah kepada 12 orang perwakilan masyarakat. Usai menyerahkan sertifikat tanah, Jokowi mengatakan bahwa sertifikasi tanah menjadi salah satu perhatian pemerintah. Alasannya, karena saat ini banyak terjadi sengketa tanah. “Setiap saya ke daerah yang masuk ke telinga saya adalah sengketa tanah,” kata Presiden.

Presiden menambahkan, untuk menghindari sengketa, semua kepala keluarga harus memiliki sertifikat tanah karena surat penting tersebut merupakan bukti kepemilikan warga atas tanahnya. “Kalau sudah punya sertifikat tanah, tidak ada yang mengaku-aku tanah milik kita,” kata Presiden.

Presiden Jokowi juga menyoroti sertifikasi tanah yang saat ini baru mencakup 46 juta bidang tanah di seluruh wilayah Indonesia. Menurut Presiden, program sertifikasi tanah ini harus dikebut karena di seluruh Indonesia sebetulnya ada 126 juta bidang tanah. “Kalau dulu satu tahun hanya 500.000 sertifikat tanah yang diterbitkan se-Indonesia, untuk tahun ini, saya minta 7 juta sertifikat tanah diberikan kepada masyarakat,” ujar Presiden.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa kegiatan penyerahan sertifikat tanah oleh Presiden merupakan lokasi ke-62 sejak pertama kali diserahkan di Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta tanggal 10 Oktober 2016. Jumlah sertifikat yang sudah diserahkan oleh Presiden hingga saat ini sebanyak 271.970 bidang.

Menteri ATR/Kepala BPN juga mengatakan bahwa target Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap pada tahun 2017 di Kabupaten Rote Ndao sebanyak 15.500 bidang tanah. Sampai dengan akhir tahun, realisasinya mencapai 43,4% atau sebanyak 6.729 bidang tanah. *

Sumber: www.bpn.go.id

Comments are closed.